Semua berawal dari ulah Athaya, sebut saja Alay :p
dia memberikanku selembar kertas berisikan unek-uneknya (mungkin) dan di sana dituliskan nama seorang pria beserta nama saya -,-
saat pelajaran ekonomi dengan tanpa dosa saya dan Broto membaca puisinya sambil cekikikan
spontan guru saya meminta kertas itu dan aaaa betapa malunya saya -,,- guru itu menawarkan menyampaikan tulisan itu kepada orang yg dimaksud 'aaa jangan bu..' teriak saya diiringi tawa penghuni kelas X1 dan ada jeritan nama orang yg dimaksud -___-
dan tadi satu persatu penghuni kelas memberiku selembar kertas berisikan ukiran kata yg dibuat mereka :'D
---
Aku tak mengerti
Apa yg salah
Sepertinya matanya normal dan sehat
Tapi Ia tak dapat melihat
Bahwa wajah yg Ia puja
Sangatlah gelap tak bercahaya
Penuh dgn lekukan-lekukan tak jelas
Oh Dewi
Bukalah matamuu..
by : Kitty Boo
---
Bergelombang..
Membuat sebuah fluktuasi dahsyat yg terus saja berputar-putar di otakku..
Bening..
Tak dapat kusangka dimana Ia berada..
Membuatku tiba-tiba terantuk dgn kerasnya..
Sungguh..
Aku berharap kau bukanlah sekedar angin yg tak jelas kapan datang dan pergi..
Bila yg lain menjanjikan aku akan mentari..
Kau hanya menyuruhku menutup mata..
Namun kau harus tahu..
Aku mencintaimu lebih dari semua yg dapat Ku ukir di atas kertas..
by : Nabila
---
Betapa gelap dunia ini
Ketika aku memandang wajahmu yg begitu gelap.
Ku berharap kamu bisa sedikit merawat wajahmu.
Tetapi ku bingung..
Mengapa temanku bisa begitu memujamu.
Seolah-olah kau adalah pria tertampan di bumi ini.
Ku berfikir...
Apakah dia buta?
Apakah dia tidak dapat pencerahan hati?
Oh *piiip*...
Susuk apa yg kau berikan kpd temanku ini?
by : Gita
---
Bila ada yg bertanya
'apakah cinta buta itu?'
Pada awalnya aku akan berkata, itu hanya ungkapan kata berlebihan yg diungkapkan untuk mengungkapkan sebuah perasaan sederhana.
Mungkin agar terlihat menerima apa adanya, tapi.... UH MUNGKINKAH ?
Tapi sekali lagi aku katakan 'PADA AWALNYA'
Sekarang saat aku punya seorang teman yg entah buta atau kelilipan aku jadi percaya.
Lihat saja wajahnya yg suram, tubuh raksasanya, dan polisi-polisi tidur di wajahnya.
Tetap saja seorang teman selalu kagum padanya.
Sungguh cinta itu kelilipan durian.
by : Cahya
---
Kata Mahreza yg telah meninggalkan kita untuk berjihad di Negri Jiran.
Dalam percakapan terakhirnya bersama Muh. Haris Ia berkata =
Mahreza : ora, ora ireng kui!
Muh. Haris : njuk opo Dab?
Mahreza : ABU-ABU!
tiba-tiba semua ngakak!hahaha
---
yg salah siapa sekarang?
mataku atau cintaku?
tang salah siapa sekarang?
otakku atau hatiku?
aku tidak pernah menatap wajah lain.
aku tak pernah memuja diri lain.
HANYA KAMU!
HANYA DIRIMU!
Yg bagus banyak, yg tampan berhamburan di sekitarku.
Tapi, aku tak dapat melirik mereka.
Aku hanya terpaku pada dirimu.
Aku hanya terikat pada cintamu.
Lalu, yg salah siapa sekarang?
Aku tak dapat berfikir!
Otakku kotor, hatiku kusam.
Sedari dulu mereka bekerja keras untuk mendapatkan cintamu.
Diriku hina, cintaku maki.
Tapi aku tetap bertahan.
Aku adalah karang!
Aku adalah bintang!
Aku adalah cintaku!
Aku adalah hatimu!
Yg salah siapa sekarang?
Ku pikir tidak ada.
Tak ada yg salah.
AKU MENCINTAIMU! dan itu benar.
Aku menginginkanmu, dan itu sempurna.
Yg salah adalah waktu.
Yg salah adalah pikiranku.
by : Tina
---
ya, ku temukan kau tujuh bulan yang lalu disudut suatu bangunan.
ada sesuatu yang menarik darimu, entah apa itu, aku tak mengerti..
hari berlalu..
ku sadari, kau punya pesona yang lain.
bulanpun berlalu..
aku mulai mengenalmu lebih jauh,
sempat aku berambisi untuk memilikimu..
tapi setelah kupikir lagi,
ternyata sia-sia aku mengharapkanmu..
setia menunggumu..
terimakasih harapan-harapan yang telah kau beri :)
sekarang,
melihatmu tersenyumpun membuatku sangat senang :)
ARNIS
---
tulisan kalian bagus semua kok :D aku sayang kalian, berkat kalian mataku bisa SEDIKIT terbuka :'D
#Sekali lagi ini hanya Rangkaian kata para penghuni X1 ♥ maaf jika ada kesamaan suasana, nama, sifat tokoh pada anda, mungkin hanya kebetulan :)
http://www.facebook.com/profile.php?id=1201842182#!/notes/dewi-arnis/rangkaian-kata-para-penghuni-x1-/10150126236516345
Rabu, 30 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar